Tim SAR fokus cari korban banjir bandang Humbahas di area perairan dan lakukan penyelaman
Memasuki hari ke enam pascabanjir bandang dan longsor menerjang kawasan permukiman penduduk di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sejak Jumat (05/12/2023) lalu, Kamis pagi ini tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian.
Elshinta.com - Memasuki hari ke enam pascabanjir bandang dan longsor menerjang kawasan permukiman penduduk di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) sejak Jumat (05/12/2023) lalu, Kamis pagi ini tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian.
"Pagi ini pencarian difokuskan di area perairan dengan cara penyisiran menggunakan 2 Unit RIB, 2 Unit LCR dan dilengkapi Aqua Eye kemudian pagi ini juga dilakukan penyelaman dari Basarnas Spesial Group (BSG) dan Polairud," ucap Budiono, Kepala Kantor Basarnas Medan.
Pencarian hari ini melibatkan sedikitnya 538 orang dari berbagai Instansi dan organisasi yang terlibat yang nantinya akan dibagi menjadi 3 Sektor yang difokuskan menjadi 6 titik.
"Sektor I Melakukan pencarian di permukaan air dan penyelaman, SRU II dibagi menjadi 3 titik melakukan pencarian menggunakan alat berat excavator dan didampingi tim scouting darat di area batas jalan menuju tepi danau dan SRU III menjadi 3 titik melakukan pencarian menggunakan alat berat excavator dan didampingi tim scouting darat di area batas jalan menuju arah bukit. Selain itu tim nanti juga akan dibantu anjing pelacak dari pihak kepolisian," ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan.
Diketahui sebelumnya pada Jumat, (01/12/2023) Sekitar Pukul 21.30 Wib banjir bandang dan longsor menerjang kawasan permukiman penduduk di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan. Dua orang korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya tim masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap 10 korban yang masih dinyatakan hilang.